Tuesday, January 19, 2010

ber [ G E R A K ] lah

Semua hal yang mungkin yang terbaik, kamu telah bisa lakukan.
Waktu yang terlewati memberikan semuanya rasa, entah itu dalam pencarian gelak tawa atau mungkin ketika hanya sekedar memendar perih yang sedang kamu rasa pahit, dan kamu bisa lakukanbersama dia. Hanya menjalani hari demi hari dengan harapan yang kalian bangun dalam percakapan malam, percakapan yang sering pula memanas dan kalian semua berharap esok berubah menjadi tawa penyejuk di panasnya hari.

Sekarang kamu terlihat sangat lemah, badanmu tak terurus itu sangat terlihat.

Kamu terlalu takut untuk sekedar berdiri melihat sekeliling, melihat mereka yang terus berjalan, melihat mereka yang tertawa, melihat mereka yang menangis, melihat mereka yang bergerak merangkak, dan mereka semua mempunyai keinginan dalam hati, suatu mimpi dalam benak.

Apakah kamu tak ingin seperti mereka?
Cobalah untuk membiasakan diri dalam keadaan kamu lemah saat ini, biasakanlah untuk tidak nyaman dalam kelemahan, biasakanlah melihat sekeliling kamu yang bergerak.

Hanya menerima basahnya air hujan yang turun bersama mendung, kamu telah basah kuyup, tak sadarkah kamu kepanasan hingga kulit lenganmu kering yang sengaja kau bakar sinar matahari?

Tak perlulah melihat mereka yang terbang dengan sepasang sayap, melayang-layang lalu menembus rintik hujan dan berdiam tempat berteduh yang hangat. Tak perlu kamu iri, karena sayapmu masih terlihat murung, basah kuyup, bulu-bulunya belum sepenuhnya tumbuh kembali, setelah kamu jatuh kemarin.

Tak harus kamu menunduk terus, menghindari dia yang telah pergi. Dia yang pernah kau ajak melayang bersama, terbang melintasi waktu yang tak sebentar dalam siang harimu. Dalam bahagia dia tetap melihatmu, karena dia mengerti kamu dengan dalam. Terbang dia terlihat memuratimu di atas sana, memperhatikanmu. Sayapnya masih indah, sama seperti ketika kamu terbang bersamanya.

Sekarang waktunya kamu bergerak, tak perlu terburu-buru mengejar dia. Dia tak akan pernah kamu gapai, dia telah terbang jauh lebih cepat. Cobalah berdiri dan belajarlah terus berlari dengan langkah jalanmu, setapak demi setapak sambil menunggu sayapmu kembali sempurna, hingga kamu kuat untuk berlari, memijakkan kaki untuk mencari tolakkan sebagai dasar kau terbang.

Jangan pernah kau DIAM.
Karena DIAM itu MATI.
Maka BERGERAKLAH.
Nikmatilah hujan dan dingin, tangkaplah hangat sinar mentari.

BERGERAKLAH meski Sedikit demi sedikit.
Dan dia akan lebih senang jika kamu bisa tunjukkan gerakan indahmu.

*ditulis setelah ku baca sekilas kisahmu, sahabatku. Ini untukmu, ucapan terima kasihku...

No comments:

Post a Comment