Saturday, January 23, 2010

Mana Cerita ?

Menyembunyikan kebahagian, mungkin bisa dan biasa, namun tak jarang pula beberapa dari kita sulit memendam perasaan senang. Tapi memendam kebahagian lebih mudah dibandingkan untuk mencoba menyembunyikan kesedihan. Entah, itu yang ku lihat.

Terlihat garis mimik muka yang terpancar, meski bisa tertawa, meski senyuman terpampang ke setiap wajah di hadapannya, walaupun tulisan mengumbar kesenangan yang dia jalani. sekarang, coba tatap kembali jauh kedalam matanya. itu bisa terlihat, meski tidak jelas ada sesuatu yang membuat mata itu tak bersinar lepas. Seperti penuh dengan beban.

Ah tapi mengapa sekarang harus membahas hal yang seperti itu, sering melambungakan pikiran jika membayangkan hal-hal yang belum atau tidak terjadi sama sekali. Pikiranku sering melaju lebih cepat dan perasaan selalu pergi menuju pihak yang terkalahkan. Selalu membuat rasa dalam diri tidak lebih baik dari gambar yang telah aku bayangkan, merasa tak berguna.

Pikirku berkembang. Bisa jadi karena rindu akan hari-hari yang terasa cepat berlalu, bermain dengan hati yang membuat aliran darah berlomba memburu waktu. Perasaan dimana hanya mendapatkan berita akan keadaan sesungguhnya, penuh dengan cerita polos bukan sebagai kata kunci yang hanya dilampirkan dengan beberapa kata, seperti saat ini. Namun begitu meskipun hanya kata kunci, setidaknya menjadi kunci untuk menenangkan pikiranku.

Dan, hari ini tak ada lagi kata kunci.
Ah sudahlah... Sudah seharusnya aku melupakan semua kata kunci, sudah seharusnya aku sudah menguraikan kata kunci-kata kunci tersebut, menjadi suatu cerita untuk dikenang.

tak mudah membuat kembali kenangan, karena sifatku itu yang selalu saja melemahkan setiap gerak dengan pikiran yang cepat berkembang dan akhirnya menuju pihak yang menjadi diam, tak bisa mempertahankan akan sebuah mimpi. Seperti sekarang dalam tulisan ini, lari dari pembahasan karena merasa aku memang tak bisa bercerita dengan baik.

*hanya celoteh, yang memang sebuah cerita yang tak seharusnya dimengerti.

No comments:

Post a Comment