Setiap malam suara itu memanggil, mengembalikan keadaan ketika di sini, masih di tempat ini penuh dengan senyuman, dengan tatapan kasih sayang.
Di sana terlihat sosok pemuda, menanyakan jawaban-jawaban atas perjalanan hidupnya sendiri, mencoba mengerti sendiri.
Dan angin masih mengantarkan alunan suara itu, dan aku pun masih dalam perjalanan menyusun irama, mencari pemandu tempo dalam hidup. Belum mau merasakan lelah yang begitu sangat, hanya tertahan dalam gumamnya.
Aku tahu, alunan suara itu memanggil seseorang yang akan menampung segala lelah.
Rindu akan pulang, kembali berada di rumah, bagi orang yang tak tahu kmana harus pulang.
No comments:
Post a Comment