Thursday, June 10, 2010

Masa Lama

Sahabat, kamu bisa datang kapanpun.
Menyapa dalam ketiadaan fisikmu.
Kamu menguraikan kata-kata, dan kubaca ada makna Rindu.

Kadang sering rasa resah kuhirup dalam aliran darah otak
Terlalu banyak perhitungan, karena itu hal yang sangat riskan.
Pernahkah kau sekejap berfikir, bahwa aku merasa lebih nyaman denganmu.

Tak pernah dikatakan, tak keluar dari lidahku semua rasa perasaan.
Seringnya terkalahkan kenyataan, bahwa diri ini tidaklah pantas bersamamu.
Kamu Sahabatku, dan Sahabatku pun mengharapkanmu.

Dahulu, begitu mengenal sosok dan polamu,
dan sekarang aku lebih mengenal dia sahabatku.
Sayapun tak pernah mengetahui tentangmu akhir-akhir ini.

Kamu datang memintaku kembali bercerita seperti dulu, padahal kamu telah memilih orang lain.

Saya hanya tak mengerti, sedikit merasa sakit karena kehilangan,
Karena kamu salah seorang yang penah mengerti benar keadaanku.
Pergi menjauh, dan kini kaupun merindu akan masa kita.

Hanya berharap keadaanku lebih baik.
Tak begitu peduli lagi semua.

Kubiarkan kamu, bebas,,,

No comments:

Post a Comment