Saturday, May 22, 2010

Lost !

When you try your best but you don't succeed
When you get what you want but not what you need
When you feel so tired but you can't sleep
Stuck in reverse

When the tears come streaming down your face
When you lose something you can't replace
Love someone but it goes to waste
could it be worse?

Lights will guide you home
and ignite your bones
And I will try to fix you
High up above or down below

when you too in love to let it go
But If you never try you'll never know
Just what your worth

Lights will guide you home
and ignite your bones
And I will try to fix you

Tears streaming down your face
When you lose something you cannot replace

Tears streaming down your face and I
Tears streaming down your face
I promise you I will learn from my mistakes
Tears stream down your face and I
Lights will guide you home
and ignite your bones
And I will try to fix you


[FIX YOU - COLDPLAY]

Lirik diatas adalah salah satu dari beberapa lagu Coldplay yang kudengar malam ini, membawa kembali masa itu, masa dimana diri ini masih terpuruk, dan dimana diri ini bisa terbang bebas tak terkendali. Dimana diri ini menyemarakan pijakan langkah dalam perjalanan hidup.

Nada yang ku dengar semuanya menjadi begitu menyiksa, mehempaskan beberapa kesakitan tepat di jantungku dan aku yakin itu bukanlah karena nikotin yang selama ini tetap ku hisap, bukanlah organ jantung yang menjadi tidak berfungsi.

Kurasakan hanya merasakan sesak, kehampaan udara yang membuat beberapa organ dalam tubuhku ini tak berfungsi hingga menjadikan otak ini tak bisa berfikir tenang. Disini aku merasakan sakit, tepat di jantung ini, tapi bukan organ biologis tubuh ini, hanya sebut saja sebuah perasaan.

Aku menyukai kebanyakan lagu-lagu yang pernah dia senangi, tak jarang pula beberapa lagu tak terlalu enak dinikmati. Beberapa nada yang membuatku merasakan keindahan akan selalu membuatku sakit. Nada yang mengalun, kurasakan bahwa nada ini mungkin asing bagi kebanyakan orang-orang di negeri ini, nada ini tersusun dengan irama dan tempo yang bisa ku kategorikan lembut, mayor dan minor sering bersatu.

Kadang terdengar aneh, namun tetap enak untuk dinikmati, nada-nada yang ekslusif, glamor tetapi tidaklah terlalu megah, hanya sederhana. Dan yang ku ingat secara pasti hanya senyuman lebar itu.

begitu berbeda; Kesan Ekslusif.

No comments:

Post a Comment