Thursday, May 13, 2010

Senja

Sudah senja, sudah berubah warna langit di depan ruangku.
Sudah reda, sudah pergi awan-awan yang menyejukan itu.

Di sana aku bisa melihat cahaya senja pergi. Warna jingga bercampur awan tipis menghiasi dan seringkali warnanya berubah menjadi merah hingga hanya hitam yang terlihat.

Bisa kusaksikan semua di depan ruangku. Saya senang melihat semua karena kamu hanya diam tepat di sisi.

Jingga itu, tak pernah terlihat lagi. Langit sekarang berteman dekat dengan awan hitam, yang membawa butir-butir air hujan menutupi senjaku. Saya mau menunggu senja itu.

No comments:

Post a Comment