Semua bisa ku jalani dengan mudah, mudah sekali terasa meski batin ini merasakan bahwa banyak kekurangan akan semua tulisan dan penyelidikan tentang apa yang ingin ku ungkap dihadapan semua mata yang menyorot tajam dalam tulisanku. Semua pasang mata dari para penguji yang bagaikan seekor binatang buas siap menerkam ketika melihat mangsanya yang tak berdaya, oohhh tidaaak!!
Mereka memberikan semua pemikiran mereka masing-masing tanpa sesuai dengan pemikiran dari semua pembimbingku namun anehnya tetap saja aku senang dengan ini, menjalani semua ketegangan ini, menghadapi yang mungkin sebuah kegiatan ujian terakhir dimasa pencapaian gelar pertamaku. Kuhadapi semua dengan lancar dan tetap tersenyum riang.
Hari-hari menjelang ujian, hari Selasa[230210] aku bersama Patil sengaja untuk pergi ke makam ayahku, pergi menuju rumah ayahku disana ada seorang ibu yang sangat aku sayangi, sibuk sedang mempersiapkan satu stel jas untukku, pergi menuju rumah kakek-nenekku yang sudah tiada, hanya ada kakak perempuan ayahku yang tinggal disana seorang diri yang tengah mempersiapkan doa untukku slalu dan terakhir ku kunjungi temanku yang berdinas di daerah Ciater dan kali ini saya berhasil bersenang-senang tanpa ada kecelakaan kemudian berendam air panas Sari Ater, tidur di Hotel yang dulu pernah saya tiduri hanya saja kamarnya berbeda...
Sehari sebelum hari H, semua telah saya persiapkan, Rabu[240210] itu seperti biasa pergi ke kampus dahulu untuk mencari informasi dan melihat temanku yang melakukan ujian awal karena salahsatu dosen penguji minta di hari Rabu itu dikarenakan hari Kamis beliau tidak bisa menghadiri persidangan. Aku pergi langsung dari Ciater menuju kampus yang sebelumnya mampir ke Koperasi susu Lembang untuk membeli 3 liter susu murni, karena saya sangat suka susu. Di kampuspun pesta susu, hingga tengah hari kembali ke kosan membagikan sisa susu hingga saya tertidur pulas kelelahan.
Malam hari karena tidak sempat membuat tampilan untuk presentasi saya sengaja tidak tidur dan memaksakan membuat presentasi sampai jam 3 pagi, sungguh tak terasa lelah saat itu. hanya saja kantukku terasa teramat kuat hingga benar-benar aku lihat jam tanganku menunjukkan pukul 02:45AM dan akupun segera merebahkan badan sebelum presentasiku benar-benar siap.
Sekitar pukul 05:10AM [250210] aku terbangun dari tidur lelapku memaksakan diri untuk bangun sekedar ingin menyelesaikan tampilan presentasiku, langsung menuju kamar mandi dan solat hingga pukul 07:00AM baru benar-benar selesai itu presentasi dan pakaianku sudah harum serta rapih lengkap dengan dasi pula ditambah tatanan rambut yang klimis. wiiih cakep nyaaaa... ^^
Mungkin karena rasa kantuk yang teramat sangat atau entah mengapa, aku tertidur beberapa menit dan memang hanya terasa sesaat, di sebuah bangku depan pintu ruangan menyempatkan diri untuk duduk nyaman dan lelap dikala menunggu panggilan masuk ruang ujian, hingga aku terbangunkan temanku yang baru keluar dari ruang ujian dan langsung tanpa basa-basi otakku kembali segar dan serta merta segera memasuki ruangan ujian dengan santai.
Semua pertanyaan kujawab polos tanpa basa-basi, semua perbincangan terasa begitu menyenangkan, dalam pikirku saat itu meskipun aku salah dalam menjawab aku tetap akan menerima resiko apapun yang terjadi, beberapa puluh menit kita berbincang tentang penelitianku hingga dinyatakan selesai dan akupun keluar ruangan dengan wajah sumringah, aku tak percaya bisa melewati peristiwa seperti ini, ketika ku buka pintu langsung disambut sahabat-sahabat dekatku oh Asuy, oh Desta, oh Iku, oh Patil dan teman perjuangan lainnya yang sudah lebih dulu keluar dari ruang ujian... senangnya berjumpa kalian, sudah bersyukur aku masih punya kalian yang sangat setia...
Semua pertanyaan kujawab polos tanpa basa-basi, semua perbincangan terasa begitu menyenangkan, dalam pikirku saat itu meskipun aku salah dalam menjawab aku tetap akan menerima resiko apapun yang terjadi, beberapa puluh menit kita berbincang tentang penelitianku hingga dinyatakan selesai dan akupun keluar ruangan dengan wajah sumringah, aku tak percaya bisa melewati peristiwa seperti ini, ketika ku buka pintu langsung disambut sahabat-sahabat dekatku oh Asuy, oh Desta, oh Iku, oh Patil dan teman perjuangan lainnya yang sudah lebih dulu keluar dari ruang ujian... senangnya berjumpa kalian, sudah bersyukur aku masih punya kalian yang sangat setia...
Hari itu aku ingin sekali pulang untuk bercerita tentang pengalamanku, karena dia tak menungguku disaat aku cemas saat memasuki ruangan ujian, disaat aku kepanasan dalam pakaian yang tak begitu nyaman, berbagi kepada orang yang tahu aku lebih jauh dan aku merasa sangat sedih karena sahabat dekatku tak bisa aku jumpai, membuatku merasa sendiri dalam ramainya kegembiraan ini... Namun, aku sangat berterima kasih atas kado yang telah dipersembahkan, sebuah doa yang menjagaku tetap merasa tenang ^_^"
I LOVE YOU ALL WAY'S!!
No comments:
Post a Comment