Solo, waktu sekarang, ya maksudnya waktu ngepost tulisan ini dikurangi waktu ngetik blog ini, hasilnya liat sendiri diketerangan waktu publish tulisan ini.
Hufh, hanya menerangkan waktu saja jempolku udah lemes, tapi tetap aku bertanya dari lubuk hati ini, mulai cemas dari setengah jam lalu dan sekarang pukul 19:30 PM., janjimu tak kau tepati...
Telah ku beri yang kau minta, dan kau jawab aku dengan selembar surat untuk bisa nyaman denganmu, bahkan engkaupun rela untuk aku tiduri...
Rasa hati senang melihat sepucuk surat darimu itu, tetapi masih saja aku sanksi akan ketepatan janjimu itu...
Aku tidak menyangka kau, masih belum menampakan diri, hisap demi hisap rokok menenangkanku hingga kini batang yang ke-3, mungkin baiknya aku sambil minum teh manis botolan. Mungkin bisa lebih menenangkanku...
Lama, semakin larut malam ini, tetap hati bergumam bahwa ini terlalu lama aku menunggu. Melemahkan semua harapanku untuk bisa tetap menjaga mimpi bahwa aku bisa nyaman denganmu. Aku tak akan mempublish tulisan ini sampai aku bisa melihatmu dan tenang denganmu.
Engkau tidak sadar aku menuliskan ini wahai yang ku tunggu. Aku merindukanmu, sungguh, rasa rindu ini membuatku terlampau cemas dan semakin menjadi.
Oh akhirnya engkau datang juga, meski rupamu sama, tapi niatmu berbeda, tapi aku lebih senang! Oh bis Solo-Jakarta.
No comments:
Post a Comment